Kadin Riau Sempurnakan Kepengurusan, Tetapkan Delegasi Rapimnas 2026.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau menggelar rapat pleno pada Jumat (16/10/2026) di Graha Kadin Provinsi Riau, Pekanbaru, untuk menyempurnakan kepengurusan masa bakti 2022–2027 sekaligus menetapkan delegasi yang akan menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2026 di Jakarta pada 29–31 Oktober mendatang.

Ketua Umum Kadin Riau, Masuri, SH, mengatakan penyempurnaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan diperlukan untuk mengisi sejumlah posisi kosong dan menyesuaikan susunan jabatan. Perubahan tersebut dilakukan menyusul adanya pengurus yang meninggal dunia maupun pindah tugas atau domisili.

“Penyempurnaan SK ini perlu dilakukan karena ada beberapa posisi yang kosong dan beberapa penggantian. Posisi kosong karena ada yang sudah pindah tugas dan ada juga yang meninggal dunia mendahului kita,” ujar Masuri.

Rapat pleno yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut juga membahas penetapan peserta dan peninjau dari Kadin Riau untuk menghadiri Rapimnas Kadin Indonesia 2026. Forum nasional itu menjadi salah satu agenda penting bagi konsolidasi organisasi dan koordinasi program kerja dunia usaha.

Pengisian Jabatan dan Penataan Administrasi

Masuri menjelaskan, penyempurnaan kepengurusan tidak hanya menyangkut pembaruan data administratif, tetapi juga pengisian jabatan yang kosong dan kemungkinan pergeseran susunan jabatan dalam struktur organisasi.

“Ya, pengisian jabatan kosong dan pergeseran susunan jabatan. Ini tentu saja harus diiringi dengan tertib administrasi,” kata Masuri.

Penyempurnaan tersebut mencakup Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Provinsi Riau untuk masa bakti 2022–2027.

Langkah ini ditujukan untuk menyesuaikan struktur organisasi dengan kondisi terkini, sehingga susunan kepengurusan dapat mencerminkan perubahan yang terjadi selama masa bakti berjalan.

Tiga Delegasi Menjadi Peserta Rapimnas

Selain membahas kepengurusan, rapat pleno menetapkan keterwakilan Kadin Riau dalam Rapimnas Kadin Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Oktober 2026 di Jakarta.

Masuri memastikan tiga orang pengurus akan hadir sebagai peserta resmi, yakni Ketua Umum Kadin Riau, satu Wakil Ketua Umum (WKU), dan Direktur Eksekutif.

Sementara itu, pengurus atau anggota lain yang berminat menghadiri Rapimnas akan berstatus sebagai peninjau. Masuri menyebut minat untuk mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi.

“Yang lain yang berminat hadir statusnya peninjau. Saya pastikan peminatnya sangat banyak yang akan berangkat. Karena Rapimnas ini ibaratnya pestanya Kadin seluruh Indonesia. Hampir semua menteri hadir memberikan pemaparan,” ungkapnya.

Menurut Masuri, Rapimnas menjadi kesempatan bagi jajaran Kadin dari berbagai daerah untuk mengikuti pembahasan kebijakan dan perkembangan ekonomi nasional, termasuk isu yang berkaitan dengan dunia usaha.

Kadin Riau Soroti Persyaratan dan Status Keanggotaan

Dalam Rapimnas mendatang, Kadin Riau juga berencana membawa persoalan persyaratan dan status keanggotaan sebagai salah satu isu yang perlu mendapat perhatian.

Masuri menjelaskan, penerapan sistem keanggotaan yang baru dan keterkaitan data dengan sistem Online Single Submission (OSS) menjadi tantangan yang dihadapi organisasi.

“Kita akan perjelas mengenai persyaratan dan status keanggotaan, karena sekarang sistemnya baru, dan semua data sudah terkait dengan OSS. Persoalan ini seluruh Indonesia juga sama. Kita semua menghadapinya,” jelas Masuri.

Menurut dia, pembahasan tersebut penting agar persoalan keanggotaan dapat dipahami secara lebih jelas oleh jajaran Kadin di seluruh Indonesia. Kejelasan persyaratan dan status anggota juga menjadi bagian dari penataan administrasi organisasi.

Isu tersebut akan dibawa dalam forum nasional untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut, sejalan dengan kebutuhan organisasi dalam menjalankan sistem keanggotaan yang berlaku.

Dorong UMKM Naik Kelas

Rapimnas Kadin Indonesia 2026 mengusung tema “Peran Kadin dalam Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia Mendunia”, dengan subtema “UMKM Naik Kelas, Ekonomi Indonesia Berkualitas”.

Tema tersebut menempatkan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu perhatian dalam pembahasan peran dunia usaha terhadap perekonomian nasional.

Masuri mengatakan, Kadin Riau selama ini telah melakukan pembinaan terhadap UMKM, termasuk melibatkan pelaku usaha dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan organisasi.

“Selama ini kita memang bina UMKM, setiap kegiatan kita ikutkan,” ujarnya.

Keterlibatan UMKM dalam kegiatan Kadin menjadi salah satu bentuk pembinaan yang dijalankan organisasi. Ke depan, penguatan peran UMKM juga menjadi konteks penting dalam pembahasan ekonomi kerakyatan dan perluasan kesempatan usaha.

Persiapan Delegasi Menjelang Rapimnas

Berdasarkan agenda yang disampaikan Kadin Indonesia, Rapimnas 2026 akan membahas evaluasi dan koordinasi program kerja organisasi serta penyusunan rekomendasi strategis untuk tahun 2027.

Bagi Kadin Riau, forum tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan persoalan organisasi sekaligus mengikuti pembahasan arah kebijakan dunia usaha di tingkat nasional.

Masuri menegaskan, nama dan jumlah delegasi Kadin Riau yang akan menghadiri Rapimnas segera disampaikan kepada Kadin Pusat sebagai bagian dari persiapan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut.

Dengan penyempurnaan kepengurusan dan penetapan delegasi, Kadin Riau mempersiapkan keterlibatannya dalam Rapimnas 2026 sekaligus menata organisasi untuk melanjutkan program kerja hingga akhir masa bakti 2022–2027.

source : www.riauinfo.com

Kabar Lainnya :

Pilih Kategori Artikel